KBRN, Banyumas : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ( STIKES ) Ibnu Sina, Ajibarang Banyumas Jateng. Meminta kepada mahasiswanya untuk giat belajar, dan mengembangkan kemampuan untuk menemukan obat-obatan ataupu jamu yang bermutu. 

Terlebih saat ini sedang berlangsung pandemi, sehingga dibutuhkan obat atau jamu penawar Covid-19. 

Ketua STIKES Ibnu Sina Ajibarang Adi Susanto A.pt mengatakan mahasiswa harus bisa beradaptasi dengan keadan pandemi. Sehingga mereka bisa tetap unggul, meski dalam keadan yang kurang baik.

Kondisi seperti ini, juga menjadi peluang untuk menemukan obat agar pandemi bisa dihadapi. Hal tersebut dikatakan oleh Adi Susanto pada saat menggelar Pengenalan Kegiatan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), beberapa waktu lalu.

” Dalam menghadapi situasi seperti ini, maka harus bisa beradaptasi, mereka yang mampu beradaptasi akan menjadi pemenang, ” ungkap Adi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pengelola Pendidikan Ma’arif NU Ajibarang Drs H Rokhim MPd mengungkapkan, di era 4.0 skil yang unggul menjadi kunci sebagai pemenang. Sehingga perlu keilmuan dan mental tangguh, agar menjadi pemenang. 

Untuk itu, Yayasan berupaya memenuhi segala sarana prasarana dan dosen bermutu, untuk memberi layanan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Untuk menghasilkan lulusan, yang dapat mengabdi dan berperan baik dalam kehidupan masyarakat.

” Farmasi adalah eksekutor yang menentukan jenis, volume, kadar obat yang tepat. saat ini kita diuji untuk menemukan vaksin, kedepan harapannya mahasiswa STIKES Ibnu Sina bisa menemukan vaksin. Menemukan vaksin apa saja, sehingga bisa menguasai atau memberi keunggulan komparatif,”tambahnya. 

Dalam kegiatan pengenalan kampus tersebut mahasiswa juga melakukan praktik membuat serbuk jahe. mahasiswa secara bersama sama membuat serbuk jahe dan kemudian dibagikan kepada masyarakat.

Stikes Ibnu Sina yang memiliki jurusan S1 dan D3 Farmasi ini sangat konsen dalam pengembangan herbal dan produk tradisional. ( RA).

Sumber: https://rri.co.id/purwokerto/berita/banyumas/910834/mahasiswa-stikes-ibnu-sina-ajibarang-ditantang-temukan-obat-dan-vaksin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Hubungi Kami..